Random Hadith

Yahya related to me from Malik that Yahya ibn Said said that he had heard that when Abu Bakr as-Siddiq was ill he asked A'isha, "How many shrouds did the [+] [Malik 016:16.2.6]

Mutiara Hati

Jika niat sudah terpancang karena Allah, tidak akan ada halangan yang bisa menghentikan seseorang melakukan sesuatu. Niat karena Allah ialah motivator yang utama dan seharusnya menjadi satu-satunya motivator kita.

Announcement

 

December 2009
M T W T F S S
« Nov   Jan »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Archives

Categories

Tags

free counters

Kesibukan Malaikat di Surga

Terima kasih Ya Allah!

Seseorang bercerita, aku bermimpi suatu hari aku pergi ke surga dan seorang malaikat menemaniku serta menunjukkan keadaan di surga.

Memasuki suatu ruang kerja yang penuh dengan para malaikat. Malaikat yang mengantarku berhenti di depan ruang kerja pertama dan berkata,”

Ini adalah Seksi Penerimaan.
Disini, semua permintaan yang ditujukan pada Allah, diterima”.

Aku melihat-lihat sekeliling tempat ini dan aku dapati tempat ini begitu sibuk dengan begitu banyak malaikat yang memilah-milah seluruh permohonan yang tertulis pada kertas dari manusia di seluruh dunia.

Kemudian,….
aku dan malaikat-ku berjalan lagi melalui koridor yang panjang. lalu sampailah kami pada ruang kerja kedua.

Malaikat-ku berkata,
“Ini adalah Seksi Pengepakan dan Pengiriman.
Disini, kemuliaan dan rahmat yang diminta manusia diproses
dan dikirim ke manusia-manusia yang masih
hidup yang memintanya”.

Aku perhatikan lagi betapa sibuknya ruang kerja itu.
Ada banyak malaikat
yang bekerja begitu keras karena ada begitu
banyaknya permohonan yang
dimintakan dan sedang dipaketkan untuk dikirim ke bumi.

Kami melanjutkan perjalanan lagi hingga sampai pada ujung terjauh koridor panjang tersebut dan berhenti pada sebuah pintu ruang kerja yang sangat kecil.

Yang sangat mengejutkan aku,

hanya ada satu malaikat yang duduk
disana, hampir tidak melakukan apapun.
“Ini adalah Seksi Pernyataan Terima Kasih”, kata Malaikatku pelan.
Dia tampak malu.

“Bagaimana ini? Mengapa hampir tidak ada pekerjaan
disini?”, tanyaku.

Menyedihkan”, Malaikat-ku menghela napas. ”
Setelah manusia menerima rahmat
yang mereka minta, sangat sedikit manusia yang
mengirimkan pernyataan terima kasih”.

“Bagaimana manusia menyatakan terima kasih atas Rahmat Tuhan?”, tanyaku.

“Sederhana sekali”, jawab Malaikat.

“Cukup berkata,
‘ALHAMDULILLAHI RABBIL AALAMIIN,
Terima kasih, Tuhan’ “.

“Lalu, rahmat apa saja yang perlu kita syukuri?”, tanyaku.

Malaikat-ku menjawab,

“Jika engkau mempunyai makanan di lemari es,
Pakaian yang menutup tubuhmu,
atap di atas kepalamu dan tempat untuk tidur,
Maka engkau lebih kaya dari 75% penduduk dunia ini.

“Jika engkau memiliki uang di bank, di dompetmu,
dan uang-uang receh,
maka engkau berada diantara 8% kesejahteraan dunia.

“Dan jika engkau mendapatkan pesan ini di komputermu,
engkau adalah bagian dari 1% di dunia yang memiliki kesempatan itu.

Juga….
Jika engkau bangun pagi ini dengan lebih banyak kesehatan daripada kesakitan …
engkau lebih dirahmati daripada begitu banyak orang di dunia ini yang tidak dapat bertahan hidup hingga hari ini.

“Jika engkau tidak pernah mengalami ketakutan dalam perang, kesepian dalam penjara, kesengsaraan penyiksaan, atau kelaparan yang amat sangat ….Maka,engkau lebih beruntung dari 700 juta orang di dunia”.

“Jika,……..
engkau dapat menghadiri Masjid atau pertemuan religius tanpa ada
ketakutan akan penyerangan, penangkapan, penyiksaan,atau kematian …
M a k a,….engkau lebih dirahmati daripada 3 milyar orang didunia.

“Jika,….orangtuamu masih hidup dan masih berada dalam ikatan pernikahan …
Maka,…..engkau termasuk orang yang sangat jarang.

“Jika engkau dapat menegakkan kepala dan tersenyum,
maka,…..
engkau bukanlah seperti orang kebanyakan,
engkau unik dibandingkan semua mereka yang berada dalam keraguan dan keputusasaan.

“Jika,…engkau dapat membaca pesan ini,
maka engkau menerima rahmat ganda yaitu
bahwa seseorang yang mengirimkan ini padamu, berpikir bahwa engkau
orang yang sangat istimewa baginya,menyayangimu&peduli padamu dan bahwa, engkau lebih dirahmati
daripada lebih dari 2 juta orang di dunia yang bahkan tidak dapat membaca sama sekali”.

Nikmatilah hari-harimu, hitunglah rahmat yang telah Allah anugerahkan kepadamu.

Dan jika engkau berkenan, kirimkan pesan ini ke semua
teman-temanmu untuk mengingatkan mereka betapa
dirahmatiNya kita semua….bersyukurlah atas keadaanmu saat ini…

“Dan ingatlah tatkala Tuhanmu menyatakan bahwa,
‘Sesungguhnya jika kamu
bersyukur, pasti Aku akan menambahkan lebih banyak
nikmat kepadamu’ “.
(QS:Ibrahim (14) :7 )

:repost:

Popularity: 1% [?]

4 comments to Kesibukan Malaikat di Surga

  • :repost: maaf ya, nich artikel diperoleh dengan mode COPAS he.he.he.he

  • [...] via e-mail. WARNING. Your browser does not support JavaScript or has JavaScript disabled! …Kesibukan Malaikat di Surga ARYANTO 165 © 2009Katakanlah: Sesungguhnya aku takut akan siksaan hari yang besar jika aku durhaka kepada … Keramik [...]

  • 说道:There are certainly a lot of dialets like that to take into consideration. That is a great point to bring up. I offer the thoughts above as general inspiration but clearly there are questions like the one you bring up where the most important thing will be working in honest good faith. I don?t know if best practices have emerged around things like that, but I am sure that your job is clearly identified as a fair game. Both boys and girls feel the impact of just a momente2€™s pleasure, for the rest of their lives.

Leave a Reply

  

  

  

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> <pre lang="" line="" escaped="" highlight="">

CommentLuv badge
[+] kaskus emoticons nartzco
What is 6 + 7 ?
Please leave these two fields as-is: