Apa yang dimaksud FORMULAR1C1 dalam Microsoft Excel VBA

dalam membuat aplikas VBA Microsoft Excel, kita sering menjumpai penggunaan code

1
ActiveCell.FORMULAR1C1 = ....

apa yang dimaksud dengan code di atas ? memulai penjelasan langsung dengan contoh dibawah ini.

(1) silahkan letakkan angka berikut :

b5=5 dan c3=2

(2) kemudian masukkan rumus pada lokasi A1=B5+C2 hasilnya adalah 7. sekarang silahkan hapus rumus di A1 (kosongkan cell A1) untuk melihat apakah hasil dari VBA dengan model FORMULAR1C1 juga 7.

(3) sekarang tambahkan sebuah object bulat (oval) dari menu insert->shapes cari gambar bulat (oval).

(4) kemudian gambarkan object tersebut pada worksheet, lalu beri nama textnya VBA PROSES (klikkanan pada object pilih menu edit text) sehingga tampak seperti berikut.

(5) Kemudian klik kanan lagi pada object VBA PROSES, pilih sub menu Assign Macro, Lalu klik tombl New pada jendela Assign Macro. Maka secara otomatis anda akan dibawa ke jendela Microsoft Visual Basic for Application (VBA). kemudian ketikkan kode berikut

1
Range("A1").FormulaR1C1="=R5C2+R2C3"

R5C2 ini berarti Row 5 (Baris ke 5) dan Column 2 (Kolom ke 2). Kolom ke 2 adalah B maka berarti R5C2 sama dengan B5.

R2C3 sama dengan C2.

(6) selanjutnya tutup jendela VBA.

(7) coba klik object OVAL yang kita buat, maka sim sala biiiiim, hasilnya adalah 7.

demikianlah penjelasan tentang FORMULAR1C1. selamat mencoba.

Tambahan: (buat dokumen baru)

FORMULAR1C1 menjadikan posisi cell active sebagai acuan Sebagai contoh cell active pada SHEET2 cell B5

kita akan membuat penjumlahan dari SHEET1 (beda sheet), yaitu cell B6 ditambahkan dengan C6.

maka rumus VBAnya adalah

1
2
3
4
5
6
7
Sub Oval1_Click()
Range("B5").FormulaR1C1 = "=sheet1!R[1]C[0]+sheet1!R[1]C[1]"
Range("C5").Value = "dari rumus ke 1"
MsgBox ("hasil berikutnya sama saja, hanya beda rumus")
Range("B5").FormulaR1C1 = "=sheet1!R6C2+sheet1!R6C3"
Range("C5").Value = "dari rumus ke 2"
End Sub

rumus diatas menghasilkan hasil yang sama R[1]C[0] ini sebagai ganti B6 pada sheet1. Diketahui posisi sekarang adalah B5 berarti turun satu baris / R[1] dan posisi kolom tetap di B sehingga penurunan kolom adalah 0 / C[0]. Sehingga R[1]C[0] berarti cell B6.

R[1]C[1] berarti dari posisi aktif B5, baris turun sebanyak 1 / R[1] = 5 dan kolom geser ke kanan 1 kolom / C[1] = C, maka R[1]C[1] sama dengan cell C6.

Pada rumus yang kedua sheet1!R6C2+sheet1!R6C3, ini tidak memperhatikan posisi aktif cell B5, namun langsung menghitung baris ke n dan kolom ke n. Sehingga R6C2 berarti baris ke 6 kolom ke 2 (kolom B) yang berarti R6C2 mewakili cell B6. dan R6C3 mewakili cell C6.

KESIMPULAN: Dari contoh di atas tanda kurung “[n]” berarti posisi cell aktif saat ini akan dijadikan acuan pada seluruh sheet.

demikian semoga membantu dan selamat mencoba

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[+] kaskus emoticons nartzco

What is 5 + 11 ?
Please leave these two fields as-is: