Random Hadith

It is reported on the authority of Abu Huraira that the Messenger of Allah (may peace and blessings be upon him) observed: He who believes in Allah and the Last [+] [Muslim 001:0076]

Mutiara Hati

Anda bisa, jika Anda berpikir bisa, selama akal mengatakan bisa. Batasan apakah sesuatu masuk akal atau tidak, kita lihat saja orang lain, jika orang lain telah melakukannya atau telah mencapai impiannya, maka impian tersebut adalah masuk akal

Announcement

 

July 2010
M T W T F S S
« Jun    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Archives

Categories

Tags

free counters

Gokusen

Once Again…! Guru Sableng Cucu Yakuza?

Rasa-rasanya hampir semua orang yang baca komik mengenali tokoh sableng bernama Onizuka. Jelas, soalnya guru sableng yang mendidik murid-muridnya dengan cara yang aneh bahkan ekstrem ini sempat menjadi hits di Jepang sana. Karena manganya meraih popularitas luar biasa, GTO (Great Teacher Onizuka) tentu saja merambah pada serial anime bahkan serial dramanya. Serial dramanya sampai sekarang pun masih dinobatkan oleh banyak orang (walaupun juga diperdebatkan) sebagai serial drama terbaik yang pernah dibuat! Nah, kesuksesan GTO berbuah memiliki banyak pengekor guru-guru yang tidak lazim. Salah satu dari yang paling sukses adalah Gokusen.

Gokusen ini mengisahkan mengenai seorang guru bernama Kumiko Yamaguchi, seorang guru baru yang culun. Sang kepala sekolah dengan iseng memasukkan dia ke dalam kelas 3D, yang tidak lain tidak bukan adalah kelas terbandel yang tak pernah bisa ditangani oleh guru manapun juga. Siapa sangka kalau kelas 3D yang begitu bandel ini mendapat lawan sepadan kali ini? Tidak lain tidak bukan karena Kumiko Yamaguchi adalah cucu seorang Yakuza tersohor daerah itu. Tentu saja dia tidak bisa di’gertak’ begitu saja oleh para berandalan taraf SMU semata. Setali tiga uang dengan GTO, Gokusen juga diangkat dari serial manga dan memiliki serial animenya juga. Nah, apakah Gokusen serial drama juga bisa menuai sukses? Jawabannya: Ya. Karena drama ini adalah salah satu drama terlaris pada tahun 2002 dulu. Bagaimana sih kisah selengkapnya?

Female GTO?

Kumiko Yamaguchi benar-benar senang begitu diterima mengajar. Itu berarti cita-cita seumur hidupnya untuk menjadi seorang guru telah tercapai. Harapannya hanya satu yakni membawa murid-muridnya berjuang, belajar, dan bisa lulus bersama dengannya. Tetapi tugas pertamanya jelas tidak gampang. Kumiko diminta untuk menangani kelas 3D yang begitu bandel anak-anaknya. Mereka sering terlibat perkelahian di sana-sini dan juga bodoh. Karena itu bisa dibilang kelas 3D ini hanya dianggap sebagai kelas buangan semata. Lagipula hati dari mereka semua keburu tertutup karena merasa bahwa para guru sudah lebih dahulu negative thinking terhadap mereka.

Kumiko yang awalnya dianggap culun juga habis-habisan dijahili oleh mereka, toh kendati begitu ketika mereka mengalami kesulitan Kumiko mengejutkan mereka dengan memiliki kemampuan bela diri yang luar biasa untuk menolong mereka. Ternyata Kumiko ini sebenarnya adalah seorang cucu Yakuza yang sudah dididik untuk membela diri dari kecil. Di balik tampang berkacamatanya yang culun, ternyata Kumiko adalah seorang wanita yang cantik… maaf… kuat dan bisa membela dirinya. Melihat Kumiko yang selalu mempercayai mereka, perlahan-lahan anggota dari kelas 3D pun mulai membuka hati mereka kepada Kumiko dan bahkan menjulukinya Yankumi (tanda keakraban mereka dengan Kumiko).

Satu murid yang mencuri perhatian dari Yankumi sekaligus memiliki hubungan yang jauh lebih dalam dengannya (lebih dekat, bukan hubungan guru-murid yang tidak senonoh lo) adalah Sawada Shin. Kenapa? Karena Sawada Shin sebenarnya adalah seorang murid yang pintar dan tidak seharusnya tergabung dalam kelas 3D yang rata-rata bodoh, satu-satunya alasan Sawada Shin berada di kelas ini adalah karena ia sudah kehilangan kepercayaan pada orang dewasa. Nah, bagaimanakah Yankumi nantinya mengatasi masalah dari setiap murid-murid di kelas 3D ini? Yang jelas semuanya tampil secara seru, lucu, unik, dan mengharukan!

Tiga karakter yang saya sorot dalam menonton drama ini adalah Yukie Nakama, Namase Katsuhisa, dan Matsumoto Jun. Ketiganya saya anggap sukses dalam memerankan karakter mereka. Yukie Nakama terutama paling mengejutkan saya. Maklum saja, sebelum nonton Gokusen saya terlebih dahulu menonton Shinobi di mana dia menjadi seorang ninja feminin yang luar biasa cantik dan The Ring di mana sebagai sosok Sadako dia tidak bisa dibilang melucu. Dalam Gokusen ini sintingnya dia berhasil terus menerus mengocok perut saya dan penampilannya sangatlah berubah menjadi tolol, bodoh, sekaligus hanya cantik di saat tertentu saja (dan Yukie Nakama masih memiliki serial Trick sebagai serial humor yang ia andalkan!). Karakter kedua yang kocak adalah Namase Katsuhisa yang muncul sebagai seorang wakil kepala sekolah yang bloon dan sok tahu – karakter ini saya anggap sebagai sindiran terhadap dunia pendidikan sekarang ini (mirip dengan GTO juga bukan?). Terakhir adalah Matsumoto Jun, apabila dalam GTO daya tarik juga terletak pada cewe-cewe cantiknya, mungkin Gokusen menggunakan Matsumoto Jun yang lumayan menawan untuk menarik perhatian kaum hawa! Untung saja penampilan Matsumoto Jun yang dingin dan cool saya anggap mampu menghidupkan peran Sawada Shin.

Role of a Teacher

Serial ini sekali lagi menekankan kepada saya betapa pentingnya rasa percaya dari seorang murid terhadap gurunya. Apabila seorang murid bisa membuka hati terhadap gurunya, niscaya lebih mudahlah gurunya untuk memahami dirinya sekaligus kesulitannya dalam hal pelajaran. Seorang guru yang baik tidak hanya terbatas di sekolah membuat nilai muridnya menjadi sempurna saja, tetapi juga bagaimana membuat seorang muridnya satu sosok yang berharga di tengah masyarakat. Perhatikan bahwa Sawada Shin mungkin pintar tetapi dengan kebengalannya dan kelakuan berandalnya ia jelas tidak mendapatkan simpati dari masyarakat bukan?

Yankumi mungkin tidak cerdas dalam bidang akademik. Mungkin juga ia tidak memiliki fisik menawan untuk menarik perhatian para murid. Tetapi ia memiliki apa yang seorang guru perlukan. Ia memiliki kemampuan untuk menyentuh hati murid-muridnya dengan kasihnya. Ia memiliki kemampuan mengerti apa yang murid-muridnya perlukan, dan membuka hati murid-murid itu kepadanya. Mungkin memang serial Gokusen ini secara keseluruhan masih kalah dengan GTO ataupun Dragon Zakura (karena Gokusen terlalu banyak menekankan mengenai hal-hal di luar bidang akademis – satu kekurangan karena kita jadi tidak bisa melihat peningkatan anak-anak 3D dalam hal akademis) tetapi secara keseluruhan ia masih berhasil memberikan nilai moral yang mendalam usai kita tonton (dan jangan lupa kita bisa jadi sakit perut karena ketololan ulah Yankumi dan kelas 3Dnya!). Ini jugalah serial yang membuat saya menjadi suka dengan seorang Yukie Nakama (saya tidak terlalu suka dengan perannya yang mellow dan sedih, peran tolol sekaligus gembira seperti inilah yang lebih cocok untuknya).

Terakhir, karena kesuksesan serial ini maka dibuatlah Gokusen 2 dan 3 di Jepang sana. Sayangnya sekuel-sekuelnya ini dianggap mengecewakan banyak pihak karena menghadirkan konflik-konflik yang mirip dengan prekuelnya (bahkan ironisnya sampai karakter-karakternya sekalipun mirip). Tetapi bagi mereka yang sudah terlanjur suka dengan Gokusen dan masih rindu dengan sosok Yankumi, bolehlah memuaskan rasa kangen itu dengan menonton sekuel-sekuelnya.

Once Again…! Guru Sableng Cucu Yakuza?

Rasa-rasanya hampir semua orang yang baca komik mengenali tokoh sableng bernama Onizuka. Jelas, soalnya guru sableng yang mendidik murid-muridnya dengan cara yang aneh bahkan ekstrem ini sempat menjadi hits di Jepang sana. Karena manganya meraih popularitas luar biasa, GTO (Great Teacher Onizuka) tentu saja merambah pada serial anime bahkan serial dramanya. Serial dramanya sampai sekarang pun masih dinobatkan oleh banyak orang (walaupun juga diperdebatkan) sebagai serial drama terbaik yang pernah dibuat! Nah, kesuksesan GTO berbuah memiliki banyak pengekor guru-guru yang tidak lazim. Salah satu dari yang paling sukses adalah Gokusen.

Gokusen ini mengisahkan mengenai seorang guru bernama Kumiko Yamaguchi, seorang guru baru yang culun. Sang kepala sekolah dengan iseng memasukkan dia ke dalam kelas 3D, yang tidak lain tidak bukan adalah kelas terbandel yang tak pernah bisa ditangani oleh guru manapun juga. Siapa sangka kalau kelas 3D yang begitu bandel ini mendapat lawan sepadan kali ini? Tidak lain tidak bukan karena Kumiko Yamaguchi adalah cucu seorang Yakuza tersohor daerah itu. Tentu saja dia tidak bisa di’gertak’ begitu saja oleh para berandalan taraf SMU semata. Setali tiga uang dengan GTO, Gokusen juga diangkat dari serial manga dan memiliki serial animenya juga. Nah, apakah Gokusen serial drama juga bisa menuai sukses? Jawabannya: Ya. Karena drama ini adalah salah satu drama terlaris pada tahun 2002 dulu. Bagaimana sih kisah selengkapnya?

Female GTO?

Kumiko Yamaguchi benar-benar senang begitu diterima mengajar. Itu berarti cita-cita seumur hidupnya untuk menjadi seorang guru telah tercapai. Harapannya hanya satu yakni membawa murid-muridnya berjuang, belajar, dan bisa lulus bersama dengannya. Tetapi tugas pertamanya jelas tidak gampang. Kumiko diminta untuk menangani kelas 3D yang begitu bandel anak-anaknya. Mereka sering terlibat perkelahian di sana-sini dan juga bodoh. Karena itu bisa dibilang kelas 3D ini hanya dianggap sebagai kelas buangan semata. Lagipula hati dari mereka semua keburu tertutup karena merasa bahwa para guru sudah lebih dahulu negative thinking terhadap mereka.

Kumiko yang awalnya dianggap culun juga habis-habisan dijahili oleh mereka, toh kendati begitu ketika mereka mengalami kesulitan Kumiko mengejutkan mereka dengan memiliki kemampuan bela diri yang luar biasa untuk menolong mereka. Ternyata Kumiko ini sebenarnya adalah seorang cucu Yakuza yang sudah dididik untuk membela diri dari kecil. Di balik tampang berkacamatanya yang culun, ternyata Kumiko adalah seorang wanita yang cantik… maaf… kuat dan bisa membela dirinya. Melihat Kumiko yang selalu mempercayai mereka, perlahan-lahan anggota dari kelas 3D pun mulai membuka hati mereka kepada Kumiko dan bahkan menjulukinya Yankumi (tanda keakraban mereka dengan Kumiko).

Satu murid yang mencuri perhatian dari Yankumi sekaligus memiliki hubungan yang jauh lebih dalam dengannya (lebih dekat, bukan hubungan guru-murid yang tidak senonoh lo) adalah Sawada Shin. Kenapa? Karena Sawada Shin sebenarnya adalah seorang murid yang pintar dan tidak seharusnya tergabung dalam kelas 3D yang rata-rata bodoh, satu-satunya alasan Sawada Shin berada di kelas ini adalah karena ia sudah kehilangan kepercayaan pada orang dewasa. Nah, bagaimanakah Yankumi nantinya mengatasi masalah dari setiap murid-murid di kelas 3D ini? Yang jelas semuanya tampil secara seru, lucu, unik, dan mengharukan!

Tiga karakter yang saya sorot dalam menonton drama ini adalah Yukie Nakama, Namase Katsuhisa, dan Matsumoto Jun. Ketiganya saya anggap sukses dalam memerankan karakter mereka. Yukie Nakama terutama paling mengejutkan saya. Maklum saja, sebelum nonton Gokusen saya terlebih dahulu menonton Shinobi di mana dia menjadi seorang ninja feminin yang luar biasa cantik dan The Ring di mana sebagai sosok Sadako dia tidak bisa dibilang melucu. Dalam Gokusen ini sintingnya dia berhasil terus menerus mengocok perut saya dan penampilannya sangatlah berubah menjadi tolol, bodoh, sekaligus hanya cantik di saat tertentu saja (dan Yukie Nakama masih memiliki serial Trick sebagai serial humor yang ia andalkan!). Karakter kedua yang kocak adalah Namase Katsuhisa yang muncul sebagai seorang wakil kepala sekolah yang bloon dan sok tahu – karakter ini saya anggap sebagai sindiran terhadap dunia pendidikan sekarang ini (mirip dengan GTO juga bukan?). Terakhir adalah Matsumoto Jun, apabila dalam GTO daya tarik juga terletak pada cewe-cewe cantiknya, mungkin Gokusen menggunakan Matsumoto Jun yang lumayan menawan untuk menarik perhatian kaum hawa! Untung saja penampilan Matsumoto Jun yang dingin dan cool saya anggap mampu menghidupkan peran Sawada Shin.

Role of a Teacher

Serial ini sekali lagi menekankan kepada saya betapa pentingnya rasa percaya dari seorang murid terhadap gurunya. Apabila seorang murid bisa membuka hati terhadap gurunya, niscaya lebih mudahlah gurunya untuk memahami dirinya sekaligus kesulitannya dalam hal pelajaran. Seorang guru yang baik tidak hanya terbatas di sekolah membuat nilai muridnya menjadi sempurna saja, tetapi juga bagaimana membuat seorang muridnya satu sosok yang berharga di tengah masyarakat. Perhatikan bahwa Sawada Shin mungkin pintar tetapi dengan kebengalannya dan kelakuan berandalnya ia jelas tidak mendapatkan simpati dari masyarakat bukan?

Yankumi mungkin tidak cerdas dalam bidang akademik. Mungkin juga ia tidak memiliki fisik menawan untuk menarik perhatian para murid. Tetapi ia memiliki apa yang seorang guru perlukan. Ia memiliki kemampuan untuk menyentuh hati murid-muridnya dengan kasihnya. Ia memiliki kemampuan mengerti apa yang murid-muridnya perlukan, dan membuka hati murid-murid itu kepadanya. Mungkin memang serial Gokusen ini secara keseluruhan masih kalah dengan GTO ataupun Dragon Zakura (karena Gokusen terlalu banyak menekankan mengenai hal-hal di luar bidang akademis – satu kekurangan karena kita jadi tidak bisa melihat peningkatan anak-anak 3D dalam hal akademis) tetapi secara keseluruhan ia masih berhasil memberikan nilai moral yang mendalam usai kita tonton (dan jangan lupa kita bisa jadi sakit perut karena ketololan ulah Yankumi dan kelas 3Dnya!). Ini jugalah serial yang membuat saya menjadi suka dengan seorang Yukie Nakama (saya tidak terlalu suka dengan perannya yang mellow dan sedih, peran tolol sekaligus gembira seperti inilah yang lebih cocok untuknya).

Terakhir, karena kesuksesan serial ini maka dibuatlah Gokusen 2 dan 3 di Jepang sana. Sayangnya sekuel-sekuelnya ini dianggap mengecewakan banyak pihak karena menghadirkan konflik-konflik yang mirip dengan prekuelnya (bahkan ironisnya sampai karakter-karakternya sekalipun mirip). Tetapi bagi mereka yang sudah terlanjur suka dengan Gokusen dan masih rindu dengan sosok Yankumi, bolehlah memuaskan rasa kangen itu dengan menonton sekuel-sekuelnya.

sumber: http://tukangreview.com/tag/gokusen/

Popularity: 1% [?]

Cinta – Baginda

D’Bagindas – C.I.N.T.A

Intro: Em Bm C G
Em Bm C D

G C G
Berapa kali ku harus katakan cinta
G C D
berapa lama ku harus menunggumu
C G
Diujung gelisah ini aku
C G
tak sedetikpun tak ingat kamu
Em Bm
namun dirimu masih begitu
C D
acuhkanku tak mau tahu

Em Bm
Luka, luka, luka yang kurasakan
C G
bertubi, tubi, tubi engkau berikan
Em Bm
cinta ku bertepuk sebelah tangan
C D
tapi aku balas senyum keindahan

[chorus]
Em D
bertahan satu cinta
C G
bertahan satu C.I.N.T.A
Em D
bertahan satu cinta
C G
bertahan satu C.I.N.T.A

G C G
Pernahkah engkau sejenak mengingat aku
G C D
pernahkah ingat walau seperti angin berlalu
C G
Disetiap malam kini aku
C G
tak sedetikpun tak ingat kamu
Em Bm
namun dirimu masih begitu
C D
acuhkanku tak mau tahu

Em Bm
Luka, luka, luka yang kurasakan
C G
bertubi, tubi, tubi engkau berikan
Em Bm
cinta ku bertepuk sebelah tangan
C D
tapi aku balas senyum keindahan

[chorus]
Em D
bertahan satu cinta
C G
bertahan satu C.I.N.T.A
Em D
bertahan satu cinta
C G
bertahan satu C.I.N.T.A

[solo] Em Bm C G
Em Bm C D

Em Bm
Luka, luka, luka yang kurasakan
C G
bertubi, tubi, tubi engkau berikan
Em Bm
cinta ku bertepuk sebelah tangan
C D
tapi aku balas senyum keindahan

[chorus]
Em D
bertahan satu cinta
C G
bertahan satu C.I.N.T.A
Em D
bertahan satu cinta
C G
bertahan satu C.I.N.T.A
Em D
bertahan satu cinta
C G
bertahan satu C.I.N.T.A
Em D
bertahan satu cinta
C G
bertahan satu C.I.N.T.A

Artikel D’Bagindas – C.I.N.T.A ini dipersembahkan oleh Chordlaguindonesia.comLirik dan Chord Lagu Indonesia Gratis. Kunjungi Juga Free Download Mp3 untuk download lagu indonesia terbaru.

Popularity: 1% [?]

Fungsi STOD (Microsoft Visual FoxPro)

Fungsi STOD (String to Date) adalah fungsi buatan sendiri yang bertugas untuk melakukan
konversi data tanggal yang berbentuk string ke bentuk data yang bertype tanggal.

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
FUNCTION STOD
LPARAMETERS string_date
LOCAL lc_a
 
SET DATE TO BRITISH
lc_a=string_date
lc_a=IIF(TYPE("lc_a")#"C",DTOS(DATE()),lc_a)
lc_a=IIF(LEN(ALLTRIM(lc_a))<>8,SPACE(8),lc_a)
lc_a=RIGHT(lc_a,2)+"/"+SUBSTR(lc_a,5,2)+"/"+LEFT(lc_a,4)
 
RETURN CTOD(lc_a)

Simpan listing program di atas pada sebuah file sebagai contoh PRCUMUM.PRG
Perhatikan penggunaan fungsi ini

SET PROCEDURE TO PRCUMUM

A=”20081231″
? stod(a)
31/12/2008

dalam Microsoft Visual FoxPro lawan dari fungsi ini adalah fungsi DTOS().

Popularity: 1% [?]

Membuat Sistem Informasi Data Induk Mahasiswa - Jilid 01

Membuat Sistem Informasi Data Induk Mahasiswa (SIDIM) dengan Microsoft Visual FoxPro 9

Banyak hal yang harus dipersiapkan untuk membuat sebuah Sistem Informasi Manajemen pada sebuah Universitas (SIMUNI). Pada bahasan awal dan sederhana ini saya akan coba untuk menjelaskan sebuah sub sistem dari SIMUNI tersebut yaitu Sistem Informasi Data Induk Mahasiswa  (SIDIM). Komponen tabel yang diperlukan untuk mendukung SIDIM dapat dilihat pada ilustrasi gambar di bawah ini.

(bentar ya…lagi disusun, maaf sekarang mau bobok dulu) – 03 Juni 2010 – 00:27:00

SIDIM Data dan Tabel Support

Berdasarkan gambar di atas SIDIM memiliki 4 (empat) tabel yang berfungsi sebagai pendukung (support). Keempat tabel tersebut terdiri dari msuniv (Master Data Universitas), dtfakps (Data Fakultas dan Program Studi), dtpegawai (Data Pegawai) dan dtaslskl (Data Asal Sekolah).

msuniv adalah tabel yang berfungsi untuk melakukan penyimpanan data identitas perguruan tinggi / universitas. Tabel ini memiliki field-field sebagai berikut:
kodept = Kode Perguruan Tinggi
namapt = Nama Perguruan Tinggi
alamatpt = Alamat Perguruan Tinggi
namarektor = Nama Rektor
niprektor = Nip Rektor
nmpurek1 = Nama Pembantu Rektor 1 (Bidang Pendidikan / Akademik)
nippurek1 = Nip Pembantu Rektor 1
nmpurek2 = Nama Pembantu Rektor 2 (Bidang Keuangan / Personalia)
nippurek2 = Nip Pembantu Rektor 2
nmpurek3 = Nama Pembantu Rektor 3 (Bidang Kemahasiswaan)
nippurek3 = nip Pembantu Rektor 3
nmpurek4 = Nama Pembantu Rektor 4 (Bidang Kerjasama dengan Pihak Luar)
nippurek4 = Nip Pembantu Rektor 4

dtfakps adalah tabel yang berfungsi untuk menyimpan Data Fakultas dan Program Studi. Field-field pada tabel ini terdiri dari :
kdfakps = Kode Fakultas dan Program Studi
nmfakps = Nama Fakultas dan Program Studi
nipketua = Nip Ketua
nipskr = Nip Sekretaris
hd = Header / Detail
level = Level
jdltulis = Judul Tulisan (TA, LA, Skripsi, Tesis, Desertasi)
ketfakps = Keterangan Fakultas dan Program Studi

Tabel dtpegawai digunakan untuk menyimpan seluruh data pegawai tetap dosen, pegawai tetap bukan dosen, pegawai honor / kontrak. Field-field pada tabel ini terdiri dari :
nirp = Nomor Induk Register Pegawai
NIP = Nomor Induk Pegawai
nama = Nama Pegawai
glrdpn = Gelar Depan
glrblk = Gelar Belakang
jnpeg = Jenis Pegawai
stpeg = Status Pegawai
jk = Jenis Kelamin
goldrh = Golongan Darah
alamat1 = Alamat Pegawai baris 1
alamat2 = Alamat pegawai baris 2
telprmh = Telphone Rumah
telpktr = Telphone Kantor / praktek
telphp = Handphone
kdfakps = Kode Fakultas dan Program Studi tempat pegawai tersebut bekerja

dtaslskl adalah sebuah tabel multi fungsi yang dapat digunakan untuk menyimpan berbagai nama sekolah asal mahasiswa baru atau pun pendidikan terakhir dari pegawai maupun dosen. Semua informasi tentang asal sekolah pegawai, dosen atau pun mahasiswa disimpan pada tabel ini. Field-field pada tabel ini terdiri dari :
kdaslskl = Kode Asal Sekolah
nmaslskl = Nama Asal Sekolah
alamat = Alamat Asal Sekolah
notelp = Nomor Telphone yang bisa dihubungi

4 (empat) buah tabel di atas disebut sebagai tabel support dikarenakan keempat tabel ini dipakai bersama (shared) pada program Sistem Informasi Manajemen Universitas (SIMUNI). Sedangkan pada program SIDIM (Sistem Informasi Data Induk Mahasiswa) membutuhkan 5 (lima) tabel seperti dibawah ini:

(1) tabel dtmhs01 digunakan untuk menyimpan data pribadi dan akademik mahasiswa. Field-field pada tabel ini terdiri dari:
nirm = nomor induk register mahasiswa
nim = Nomor Induk Mahasiswa
nmmhs = Nama Mahasiswa
tplahir = Tempat Lahir
tglahir = Tanggal Lahir
tgbadan = Tinggi Badan
jk = Jenis Kelamin
goldrh = Golongan Darah
kddiag = Kode Diagnosa Penyakit yang pernah dialami
kdagama = Kode Agama
kdkwn = Kode Kewarganegaraan
almt1 = Alamat mahasiswa baris 1
almt2 = Alamat mahasiswa baris 2
telprmh = Telphone rumah
telpktr = Telphone Kantor
telphp = Handphone
stkawin = Status Perkawinan Mahasiswa
pekerjaan = Pekerjaan mahasiswa
pendapatan = Jumlah Penghasilan Mahasiswa
hobi = Hobi Mahasiswa
stmhs = Status Mahasiswa
semnow = Semester Sekarang
ipknow = IPK sampai saat ini
noijazah = Nomor Ijazah (jika telah selesai)

(2) Tabel dtmhs02 berfungsi untuk menyimpan riwayat pendidikan mahasiswa. Field-field pada tabel ini terdiri dari:
nirm = Nomor Induk Register Mahasiswa
tk = Taman Kanak-Kanak
sd = Sekolah Dasar
sltp = Sekolah Lanjut Tingkat Pertama
slta = Sekolah Lanjut Tingkat Atas
diploma1 = Pendidikan Diploma 1
diploma2 = pendidikan diploma 2
diploma3 = pendidikan diploma 3
s1 = Sarjana
s2 = Master / Magister
s3 = Doktor
thnlulus = Tahun lulus pendidikan terakhir
noijazah = Nomor Ijazah pendidikan terakhir
jmp = Jumlah Mata Pelajaran
ipk = IPK rata-rata
nun_jmp = Jumlah Mata Pelajaran Ujian Nasinal
nun_rata = Rata-rata nilai Ujian Nasional

(3) Tabel dtmhs03 adalah tabel yang digunakan untuk menyimpan data orang tua mahasiswa. Field-field pada tabel ini terdiri dari:
nirm = nomor induk register mahasiswa
nourut = Nomor Urut
anama = nama Ayah
ajob = pekerjaan ayah
atplahir = tempat lahir ayah
atglahir = tanggal lahir lahir ayah
apdkakhir = pendidikan terakhir ayah
adapathsl = Penghasilan ayah
aalmtrmh = Alamat rumah Ayah
anotelp = Notelp Ayah
anohp = Nomor Handphone ayah
inama = nama Ibu
ijob = pekerjaan ibu
itplahir = tempat lahir ibu
itglahir = tanggal lahir lahir ibu
ipdkakhir = pendidikan terakhir ibu
idapathsl = Penghasilan ibu
ialmtrmh = Alamat rumah ibu
inotelp = Notelp ibu
inohp = Nomor Handphone ibu

(4) Tabel dtmhs04 digunakan untuk menyimpan data pengalaman organisasi mahasiswa. Field-field pada tabel ini terdiri dari:
nirm = Nomor Induk Register Mahasiswa
nourut = Nomor Urut
nmorg = Nama organisasi
thnorg = Tahun Organisasi
jaborg = Jabatan dalam organisasi
ie = I-ntra / E-kstra

(5) Tabel dtmhs05 berfungsi untuk menyimpan data prestasi dan penghargaan yang telah diperoleh mahasiswa. field-field pada tabel ini terdiri dari:
nirm = Nomor Induk Register Mahasiswa
nourut = Nomor Urut
kdtingkat = Kode tingkat (sekolah, daerah, nasional dan internasional )
bidang = bidang prestasi / penghargaan
sebagai = pekerjaan dalam organisasi
tahun = tahun penghargaan

(cukup dulu ahhh ntar disambung lagie.. – 4 Juni 2010 / 10:51)

Popularity: 2% [?]

Fungsi STRTRAN untuk mengganti karakter tertentu dalam sebuah variabel (Visual Foxpro)

Perintah STRTRAN dalam bahasa Microsoft Visual FoxPro digunakan untuk mengganti satu karakter atau lebih yang terdapat didalam sebuah variabel. Syntax penulisan perintah ini adalah sebagai berikut

STRTRAN(var,xchar,ychar)
var = nama variabel
xchar = karakter yang akan diganti
ychar = karakter pengganti

contoh penggunaan dalam Microsoft Visual FoxPro dapat dilihat dbawah ini:

1
2
3
cdata="microsoft"
? STRTRAN(cdata,"o","a")
micrasaft

Penggunaan fungsi STRTRAN sama dengan fungsi

REPLACE yang terdapat di dalam MySQL

Popularity: 1% [?]

Fungsi REPLACE untuk mengganti karakter dalam isi Sebuah Variabel

Perintah REPLACE dalam bahasa MySQL merupakan sebuah fungsi yang digunakan untuk mengganti karakter tertentu yang terdapat di dalam sebuah isi variabel.

sebagai contoh:

keter=’jakarta’

REPLACE(keter,’a',’o’ )

dengan perintah di atas semua huruf “a” yang terdapat didalam variabel KETER akan diganti dengan huruf “o” sehingga hasilnya adalah “jokorto”. Contoh Penggunaan dalam bahasa SQL untuk mengganti semua huruf  a dengan huruf o.

UPDATE gaji SET keter=REPLACE(keter,'a','o')

Teknik Penggunaan fungsi REPLACE bahasa MySQL ini sama seperti fungsi
STRTRAN dalam bahasa Microsoft Visual FoxPro

Popularity: 1% [?]

Demi Menyelamatkan anaknya TUPAI nekat bertarung dengan ANJING

tupai: “Woiiii anjiiiing lepasin anak gw…..”
anjing: ” kagak mau…rrrgrrrgrrr ini mah bakal jadi santapan gw”

“BANGSAT loh….!!!! Hiaaattt..” sambil memaki si Tupai Berteriak nyaring sambil melepaskan pukulan TAPAK TUPAI ke muka si anjing.
“Haiiiitttt…” si anjing membalas sambil mencoba menyarangkan jurus GIGITAN ANJING GILA ke kaki tupai.

“Siiiing..plak! plak!” Sambil mengelak si tupai berhasil menyarangkan jurus GIGITAN TUPAI ke leher si anjing.
“Augh..” Teriak si anjing sambil mencoba melemparkan tubuh pendekar tupai ke samping…

kemudian…..

Popularity: 1% [?]

Cara sederhana mengatasi Generic Host Process For Win32 Services Error

Cara sederhana mengatasi Generic Host Process For Win32 Services Error adalah sebagai berikut :
1. buka jendela COMMAND PROMPT anda
(yang terletak di START, ALL PROGRAM, Accessories)

2. Ketikkan netsh
3. ketikkan winsock
4. ketik reset
5. kemudian restartlah komputer anda

selamat mencoba….

Popularity: 23% [?]

office 2007 :The windows installer service cannot update one or more protected windows

Kemaren, seperti biasa habis melakukan installasi Windows XP saya menginstall Office 2007.

Pada saat install terjadi permasalahan yaitu “office 2007 :The windows installer service cannot update one or more protected windows” yang kemudian secara otomatis program membatalkan proses installasinya.

Hmmm mungkin ada yang error atau windows belum restart setelah banyak program yang diinstall, kemudian komputer pun aq restart, lalu proses  installasi diulangi dan hasilnya ? error yang sama kembali tampil.

setelah berusaha beberapa kalieeee, akhirnya aq pun bertanya dengan mbah GOOGLE mengenai error ini. Hanya dalam beberapa detik saja jawabanpun diterima ternyata untuk mengatasi permasalahan di atas langkahnya adalah sebagai berikut:

1. ambil file fpault.dll atau fp4ault.dll yang terletak di dalam cd original XP pada lokasi dan folder I386\FP40EXT.CAB

2.  kemudian copykan file tersebut ke dalam folder c:\program files\common files\microsoft shared\web server extensions\40\bin

3. kemudian install lagi office 2007 anda.

mudah2an berhasil….! SELAMAT MENCOBA…

Popularity: 100% [?]

Pujian

Ada empat macam pujian dalam Alquran dan As-Sunah. Pertama, pujian Allah SWT kepada diri-Nya. Dia berhak memuji diri-Nya atas segala kekuasaan-Nya. ”Sesungguhnya Akulah Allah, tidak ada Tuhan kecuali Aku. Maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.” (QS Thaha (21): 14).

Kedua, pujian Allah SWT kepada makhluk-Nya. Allah SWT memuji kemuliaan akhlak Nabi Muhammad SAW. ”Dan sesungguhnya engkau (Muhammad) benar-benar di atas akhlak yang agung.” (QS Al-Qolam (68): 4). Ketiga, pujian makhluk kepada Allah SWT. Dalam surat Al-Fatihah ayat 2 disebutkan, ”Segala puji bagi Allah, Rabb pemelihara alam.”

Al-Maraghi dalam tafsirnya mengatakan, ketika manusia mengucapkan alhamdulillah, berarti ia memuji Allah SWT. Lafadz hamdu merupakan pujian yang dilontarkan atas perbuatan baik yang keluar dari pelakunya tanpa paksaan. Alhamdu adalah inti ungkapan rasa syukur.

Seorang hamba yang tidak pernah bersyukur kepada Allah SWT berarti ia tidak pernah memuji-Nya. Manusia tidak boleh merasa dirinya pantas untuk dipuji. Justru seharusnya seluruh makhluk memuji Allah SWT karena hanya Dialah yang pantas dipuji.

Keempat, pujian makhluk kepada makhluk. Rasulullah SAW mengajarkan memuji manusia, ketika diberi kebaikan dengan ucapan jazakallah khair (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan). Pujian ini semata-mata dimaksudkan untuk mendoakan.

Mengharapkan pujian adalah manusiawi. Namun, Allah SWT mengecam keras orang yang suka dipuji. ”Janganlah sekali-kali engkau menyangka orang-orang yang sangat suka dengan apa yang telah mereka lakukan dan suka dipuji atas sesuatu yang tidak mereka kerjakan –janganlah sekali-kali engkau menyangka– mereka akan selamat dari siksa. Bagi mereka adalah siksa yang pedih.” (QS Ali-Imran (3): 188).

Entah berapa banyak kata-kata pujian yang kita ucapkan kepada orang lain. Sementara itu, tidak sedikit pula pujian yang tertuju kepada diri kita. Namun, memuji dan menyanjung Allah SWT seringkali kita nomor duakan. Padahal, semulia-mulia orang adalah yang senantiasa memuji Allah SWT dan yang menerima pujian dari Allah SWT.

Pujian disampaikan karena perbuatan baik atau kelebihan yang dimiliki. Karena itu, kebaikan atau kelebihan diri kita berupa ilmu, harta, pangkat, dan sebagainya jangan sampai membuat kita terlena dengan pujian. Apalagi dengan sengaja memancing orang lain agar memuji kita.

Bahkan, sahabat Ali bin Abi Thalib RA senantiasa berdoa ketika pujian menghampirinya. ”Ya Allah ampunilah aku atas apa yang mereka tidak ketahui (soal diriku). Dan janganlah Engkau menyiksaku karena perkataan mereka. Dan jadikanlah aku lebih baik dari apa yang mereka sangkakan.”
(Deni Rahman )

sumber: http://www.infoanda.com/linksfollow.php?lh=VgABUQxUWwRQ
:repost: smoga pihak republika berkenan….

Popularity: 6% [?]